Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Gubernur Sumsel Dukung Pelestarian Budaya OKI, Sumbang Rp1 Miliar untuk Tradisi Midang Bebuke

Kamis, 03 April 2025 | April 03, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-02T23:13:13Z



Ogan Komering Hilir,berita1.info-




Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, mengapresiasi masyarakat Ogan Komering Ilir (OKI), khususnya di Kayuagung, yang terus menjaga dan melestarikan adat serta budaya di tengah modernisasi.





"Kayuagung menjadi contoh bagaimana budaya tetap lestari di era globalisasi. Tradisi seperti bersilaturahmi saat lebaran harus tetap dipertahankan. Saya bangga melihat masyarakat dan pemerintah daerah berkomitmen menjaga warisan leluhur ini," ujar Herman Deru dalam acara Midang Bebuke di pelataran Pantai Love, Kelurahan Sidakersa, Kecamatan Kayuagung, Rabu (2/4/2025).





Ia optimistis di bawah kepemimpinan Bupati H. Muchendi, OKI dapat terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.





"Generasi muda perlu memiliki kebanggaan terhadap budayanya sendiri, karena inilah yang membentuk identitas kita. Saya yakin OKI bisa terus maju tanpa kehilangan akar budayanya," tambahnya.





Dalam kesempatan yang sama, Bupati OKI H. Muchendi menegaskan bahwa Midang Bebuke kini bukan hanya sekadar tradisi lokal, tetapi telah menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda Nasional.





"Midang bukan hanya milik masyarakat OKI, tetapi juga sudah diakui sebagai salah satu warisan budaya nasional yang memperkuat persatuan. Oleh karena itu, kita harus terus melestarikannya agar tetap hidup di masa depan," ungkapnya.





Muchendi juga merasa bangga melihat antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan tradisi Midang tahun ini dan berjanji akan meningkatkan penyelenggaraannya di masa mendatang.



"Semangat masyarakat dalam menjaga budaya ini luar biasa. Ini menunjukkan bahwa budaya kita tetap hidup dan berkembang. Mari kita terus menjaga keberagaman dan kedamaian di OKI sebagai contoh bagi daerah lain dalam pelestarian budaya," pungkasnya.





Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, Gubernur Herman Deru turut menyumbangkan dana lebih dari Rp1 miliar untuk mendukung tradisi kebudayaan di OKI. Sumbangan ini diharapkan dapat membantu berbagai kegiatan budaya agar semakin berkembang dan tetap terjaga.





Midang Bebuke, yang rutin diselenggarakan setiap tahun pada hari ketiga hingga keempat lebaran, berlangsung semakin meriah. Prosesi arak-arakan pengantin di sepanjang Sungai Komering menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal dan para perantau yang mudik.





Selain iring-iringan pengantin dengan busana adat khas, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan tradisional, seperti lomba lagu daerah, seni cang incang (sastra tutur khas Kayuagung), serta pemilihan pengantin pria dan wanita terbaik. Tak hanya itu, lomba video promosi budaya dari masing-masing kelurahan turut menjadi sorotan dalam perayaan kali ini.




  (KH)

×
Berita Terbaru Update