Kasus Motif Pembunuhan Almarhum Feni Ere,telah terungkap dan pelaku yang di duga berinsial AA (35).adalah otak tunggal dari kematian Feni Ere.
Dalam Konferensi pers pihak Kepolisian Polres Kota Palopo,di pimpin langsung,Kapolres Palopo,AKBP.Syafi'i.,menyampaikan kepada awak media beberapa Point atas hasil penyelidikan baik di lokasi,saksi-saksi maupun keterangan dari pelaku Sendiri (AA).
1.Pelaku (AA),menaruh hati kepada korban (FE),Dan pelaku di tangkap di wilayah kabupaten Luwu Utara,Kecamatan Bone-Bone,Pada Tanggal,Kamis,20 Maret 2025.oleh tim gabungan resmob polres Palopo dan Resmob Polda SulSel.pada Pukul.14:30 Wita.
2.Pelaku pernah bekerja di rumah korban sebagai tukang plafon.
3.Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 25 Januari 2024.pada Saat korban lagi mengadakan pesta bersama teman-temannya.
4.Pelaku dalam keadaan mabuk,menerobos kekamar Korban melalui jendela,pada Tanggal 25 Januari 2024.Pukul.02:00 Wita. Pada saat itu korban,lagi tidur di kamar.
Selanjutnya pelaku AA,melakukan tindakkan tercela,dengan menyetubuhi korban.pada Saat itu pula korban merontak dan sempat keluar dari kamar tapi ditarik kembali oleh pelaku AA.
Dan AA (35),berhasil menarik Korban (FE),masuk kedalam kamar,AA'mengikat,menyumbat mulut dan membenturkan Kepala Korban berulang kali,sampai korban pingsan dan pada akhirnya tewas.
5.Sebelum pelaku membawa korban AA"ke lokasi penemuan Jenazah FE di kilometer 35 Battang.,AA melakukan pembersihan tempat Kejadiaan (Kamar).,dan mengumpulkan barang-barang korban untuk di masukan kedalam koper.
Maksud tujuan AA tersebut untuk mengelabuhi pihak keluarga maupun kerabat bahwa Alm.Feni Ere,lagi bertugas diluar kota.
6.Penemuan baring bukti di rumah pelaku berupa koper,pakaian dan handphone korban.
7.Penemuan mobil Korban (FE),di kota makassar,dalam AA"menuturkan kepihak penyidik bahwa dirinya sendiri membawa mobil tersebut,setelah melakukan pembunuhan korban.
Dalam konferensi pers di polres palopo,menghadirikan yang di duga pelaku AA'(35),Kasus dugaan pembunuhan sadis di kota Palopo.Jumat,21 Maret 2025.
Sedangkan pihak keluarga sangat menyayangkan kejadiaan menimpa Feni Ere,yang di duga pelakunya adalah orang yang biasa bersama keluarga dan sempat bekerja di rumah orang tua korban.sebagai tukang plafon dan buat Kanopi di teras rumah.
Saya tak menyangka bahwa pelakunya adalah AA.Ucapnya,yang tak ingin disebutkan namanya.
(moh bahrun b)